Rabu, 06 Mei 2015

ANALISIS BELANJA ONLINE

Belanja online (online shopping) adalah proses dimana konsumen secara langsung membeli barang-barang, jasa dan lain lain dari seorang penjual secara interaktif dan real-time tanpa suatu media perantara melalui Internet itu. Melalui belanja lewat internet seorang pembeli bisa melihat terlebih dahulu barang dan jasa yang hendak ia belanjakan melalui web yang dipromosikan oleh penjual. Kegiatan belanja ini merupakan bentuk komunikasi baru yang tidak memerlukan komunikasi tatap muka secara langsung, melainkan dapat dilakukan secara terpisah dari dan ke seluruh dunia melalui media notebook, komputer, ataupun handphone yang tersambung dengan layanan akses Internet. Belanja dengan bentuk ini merupakan salah satu bentuk perdagangan elektronik yang digunakan untuk kegiatan transaksi penjual ke penjual ataupun penjual ke konsumen. Belanja online pertama kali dilakukan di Inggris pada tahun 1979 oleh Michael Aldrich dari Redifon Computers. Ia menyambungkan televisi berwarna dengan komputer yang mampu memproses transaksi secara realtime melalui sarana kabel telepon. Sejak tahun 1980, ia menjual sistem belanja online yang ia temukan di berbagai penjuru Inggris.

Keuntungan belanja online
1. Pembeli tidak perlu mengunjungi tempat penjualan baik itu toko, butik, mall, dan lain sebagainya. Pembeli cukup klik ke web yang dituju dan memilih barang yang dikehendaki.
2. Pemilihan barang bisa dilakukan dari rumah atau kantor sehingga pembelian bisa dilakukan berjam-jam tanpa harus keluar rumah
3. Penjual dapat menekan ongkos pembukaan toko karena melalui belanja online, penjual cukup memasarkan produknya melalui Internet

Kelemahan belanja online
1. Kualitas barang yang diinginkan kadang-kadang berbeda kualitasnya dengan yang tercantum di website.
2. Rentan aksi penipuan dimana banyak kasus ketika pembeli telah mengirim sejumlah uang yang disepakati, barang yang dibeli tidak dikirim
3. Rentan rusak atau pecah karena media pengiriman adalah pos
4. Rentan aksi pemboboloan rekening karena pembayaran dilakukan melalui Internet
5. Marak aksi spamming karena setelah pembeli melakukan registrasi, penjual cenderung selalu mengirimkan katalog online melalui email pembeli dan hal ini cukup mengganggu privacy.

Kepercayaan pembeli terhadap website online shopping terletak pada popularitas website online shopping tersebut. Semakin popularitas suatu website, maka pembeli lebih yakin dan percaya terhadap reliabilitas website tersebut. Selanjutnya, kepercayaan pembeli terhadap penjual online juga terkait dengan keandalan penjual online dalam menjamin keamanan bertransaksi, meyakinkan transaksi akan diproses setelah pembayaran dilakukan oleh pembeli, dan kesalahan penagihan pada kartu kredit atas “pembelian berulang”. Berikut ini adalah beberapa saran yang dianjurkan kepada pembeli online sebelum berbelanja online terkait masalah kepercayaan yaitu :
a) Setia kepada penjual yang dikenal
b) Bertanya kepada konsumen “independen atau lainnya” tentang pengalaman berbelanja online mereka
c) Memastikan bahwa terdapat informasi kontak menyeluruh tentang produk pada website
d) Memastikan bahwa penjual online telah memiliki trust mark atau trust seal.

Analisa SWOT dalam Online-Shop
Analisis SWOT adalah instrument perencanaaan strategis yang bisa dibilang sangat klasik yaitu dengan menggunakan kerangka kerja yang berisi tentang kekuatan dan kelemahan dan kesempatan serta ancaman. Instrument ini memberikan cara sederhana untuk memperkirakan cara terbaik untuk melaksanakan sebuah strategi.

S – STRENGTH
  1. Respon yang didapat dari konsumer mengenai barang atau segala macam yang berhubungan dengan usaha ini bisa diterima dengan sangat cepat tanpa melalui pihak-pihak seperti atasan dll.
  2. Online shop dinilai lebih mudah untuk memahami kemauan dan kebutuhan pelanggan.
  3. Bisnis online shop adalah bisnis yang sedang marak dan menjanjikan.
  4. Modal yang dibutuhkan relatif kecil.
  5. Karena minimnya pengeluaran, barang online shop menjadi lebih murah dari barang yang dijual secara konvensional.
  6. Lebih dekat dengan pelanggan.
  7. Pilihan produk lebih banyak karena biasanya memakai sistem preorder.
  8. Pasar yang tidak terbatas, bisa dijangkau siapa saja.
  9. Transaksi bisa dilakukan dengan muda dan dalam waktu 24 jam
  10. Sistem pengiriman produk yang proffesional seperti JNE, TIKI, WAHANA, dll.
  11. Time saving.
W – WEAKNESS
1.    Penipuan mudah sekali terjadi dalam online shop.
2.    Hanya bisa menjangkau kota dan masyarakat yang memiliki akses internet.
3.    Saingan sangat banyak.
4.    Belum adanya undang-undang yang mengatur tentang internet marketing shingga apabila ada masalah tidak bisa menuntut.
5.    Meskipun proffesional, jasa pengiriman masih sering membuat kesalahan.
6.    Banyak masyarakat yang belum sepenuhnya percaya dengan online shop.
7.    Proses pengiriman memakan waktu terutama semakin maraknya online shop saat ini.
8.    Sering adanya ketidak puasan dari pelanggan.
9.    Mahalnya biaya kirim.
10. Masyarakat sering sekali ragu akan kualitas barang kami.
11.  Promosi yang terbatas, mahal, dan sering sekali diacuhkan.

O – OPPORTUNITY
1.    Tren yang selalu berganti membuat online shop lebih mudah beradaptasi karena online shop lebih fleksibel.
2.    Teknologi yang selalu baru membuat online shop juga akan terus berkembang.
3.    Ekspansi bisnis yang sangat global.
4.    Selalu tersedia setiap hari ( 24 jam dan 7 hari)
5.    Oerkembangan bisnis yang cepat dan cakupannya luas.
6.    Promosi yang bisa dilakukan kapan saja membuat online shop kami akan terus dilihat oleh pelanggan.
7.    Banyaknya masyarakat yang gila belanja teruama belanja online menjadi salah satu kesempatan besar kami.
8.    Barang yang bagus dan murah membuat online shop semakin ramai.

T – THREATEN
1.    Pesaing yang sangat banyak.
2.    Perubahan lingkungan pasar.
3.    Inovasi produk yang harus selalu dilakukan.
4.    Tidak adanya privasi karena data0data pelanggan akan diketahui untuk keperluan pengiriman.
5.    Banyak mindset yang tetap  menganggap belanja online sangat beresiko.
6.    Penipu dimana-mana.




Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar