Selasa, 11 November 2014

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH 1B

Prinsip – Prinsip Akuntansi Berterima Umum
          Prinsip Akuntansi  yang Berterima Umum di Indonesia (PABU) merupakan padanan dari frasa “Generally Accept Accounting Principles (GAAP) adalah suatu istilah teknis akuntansi yang mencangkup konvensi aturan dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi praktik akuntansi yang berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu.
         Tiga aturan penting yang terdapat dalam prinsip – prinsip akuntansi adalah :
1. Konsep entitas,  adalah konsep paling dasar untuk setiap transaksi yang dicatat secara terpisah.
2. Prinsip objektivitas, adalah catatan laporan didasari oleh bukti terpercaya.
3. Prinsip biaya adalah, catatan laporan transaksi harus sesuai dengan biaya yang dikeluarkan.
         4 Pilar Prinsip Akuntansi yang Diterima Umum
1) SAK Berbasis IFRS
2) SAK ETAP (Standar Akuntansi tanpa Akuntabilitas) adalah Akuntansi Keuangan yang digunakan tanpa publik
3) Standar Akuntansi Syariah, yaitu bersifat Humanis, Teological anti auturitis
4) Standar Akuntansi Pemerintah adalah, kerangka yang mendasari konseptual pemda dan pemerintah pusat
Isu-isu dalam Pelaporan Keuangan
          Isu dalam pelaporan keuangan adalah catatan informasi keuangan pada periode akuntansi yang menggambarkan tentang kinerja perusahaan. Beberapa isu dalam analisis perbandingan laporan keuangan :
1. Laporan Keuangan Yang Disesuaikan Kembali
          Melakukan penyesuaian kembali terhadap laporan keuangan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya. Contoh : perubahan akuntansi dalam metode pencatatan FIFO ke LIFO.
2. Perbedaan Klasifikasi Rekening
         Melakukan klasifikasi pada laporan keuangan berbeda satu sama lain. Contoh : biaya depresiasi dan akumulasi yang terpisah.
3. Perbedaan Prinsip – Prinsip Akuntansi
        Melakukan metode – metode sesuai kebijakan perusahaan jika perusahaan satu dengan perusahaan lainnya berbeda prinsip – prinsip akuntansi.
4. Perbedaan Penanggalan Laporan Keuangan
         Terdapatnya periode akhir bulan desember yang biasa digunakan oleh perusahaan, tetapi ada juga yang menggunakan bulan lain untuk akhir periode.
5. Perbandingan Dengan Data Historis Dan Perbandingan Dengan Perusahaan Lain
         Rasio atau data keuangan yang telah dihitung untuk suatu perusahaan bisa dibandingkan dengan data masa lalu dan juga dengan data keuangan perusahaan lain agar diperoleh interpretasi yang lebih baik.

Perusahaan di Indonesia yang menggunakan IFRS :
 Ø  PT ADIT KARYA
 Ø  GARUDA INDONESI
 Ø  FREEPORT
 Ø  Dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar