Selasa, 11 November 2014

AKUNTANSI KEUANGAN MENEGAH 1A

PIUTANG WESEL DAN WESEL TAGIH
Piutang Wesel
            Piutang Wesel (Notes Receivable) adalah piutang yang diperkuat dengan adanya perjanjian tertulis (wesel). Sedangkan Wesel (Promissory Notes) adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu. Piutang Wesel lebih formal dibandingkan dengan Piutang Dagang karena terdapat janji tertulis yang mengikat antara debitur dan kreditur untuk membayar sejumlah uang pada waktu tertentu. Surat wesel menjadi salah satu bukti adanya piutang wesel.
Mendiskontokan Piutang Wesel
            Mendiskontokan piutang wesel adalah meminjam uang ke bank dengan menggunakan wesel sebagai jaminan. Bank akan memberikan pinjaman tetapi akan dikurangi dengan bunga yang sudah diperhitungkan dengan selama jangka waktu diskonto, bunga yang diperhitungkan ini disebut sebagai diskonto. Syarat pendiskontoan wesel adalah (jika pembuat wesel tidak dapat melunasi weselnya hingga pada saat jatuh tempo maka pihak yang mendiskontokan bertanggung jawab untuk melunasi diskonto tersebut).
Rumus: Bunga = Nominal x Tingkat Bunga x Jangka Waktu Wesel / Jangka Waktu Pertahun
Langkah-langkah Akuntansi Piutang Wesel ada 6, yaitu:
1)      Hitung nilai jatuh tempo dari wesel (nilai nominal ditambah bunga sampai jatuh tempo).
2)      Hitung diskonto (tingkat diskonto bank dikalikan nilai jatuh tempo dikalikan jangka waktu sampai jatuh tempo).
3)      Hitunglah hasil-hasil (nilai jatuh tempo dikurangi diskonto bank).
4)      Hitunglah nilai buku tercatat dari wesel tersebut (nilai nominal ditambah bunga yang akan diterima sampai tanggal pendiskontoan).
5)      Hitunglah keuntungan atau kerugian, jika merupakan penjualan, atau pendapatan, atau beban bunga. Jika merupakan peminjaman (hasil dikurangi nilai buku tercatat).
6)      Catatlah ayat jurnal.

Akuntansi untuk Piutang Wesel
a)      Wesel Tagih
            Wesel tagih adalah janji tertulis untuk membayar dalam jumlah dan jangka waktu tertentu. Badan yang mengeluarkan wesel disebut Penarik Wesel, sedangkan pihak yang menerima wesel disebut Penerima Wesel. Wesel tagih merupakan salah satu penerimaan tetap, maka akun tersebut dilaporkan pada Neraca. Wesel tagih yang masanya < 1 tahun dimasukkan dalam aktiva lancar, sedangkan yang masanya > 1 tahun dimasukkan dalam piutang jangka panjang. Wesel tagih ada yang berbunga dan tidak berbunga.
Perkiraan wesel tagih berada di debit apabila :
            > menerima wesel / dari debitur
            > mendiskonto /  membeli wesel
            > menarik wesel kepada kreditur
Perkiraan wesel tagih berada di kredit apabila :
            > menerima pelunasan dari debitur pada tanggal jatuh tempo
            > menjual wesel sebelum tanggal jatuh tempo

Rumus: Bunga = Nominal x Tingkat Bunga x Jangka Waktu Wesel / Jangka Waktu Pertahun
b)      Wesel Bayar
            Wesel bayar adalah kebalikan dari wesel tagih. Jika masanya < 1 tahun maka akan dilaporkan pada Neraca pos kewajiban lancar, sedangkan jika masanya > 1 tahun akan dilaporkan sebagai kewajiban jangka panjang. Wesel bayar ada yang berbunga dan tidak berbunga. Jika berbunga, maka akan dinyatakan secara eksplisit (jelas) dan jika tidak berbunga (tidak dinyatakan secara eksplisit/secara jelas), maka persenan bunga tidak dicantumkan, namun nominalnya tetap ada.
Rumus: Bunga = Nominal x Tingkat Bunga x Jangka Waktu Wesel / Jangka Waktu Pertahun
Elemen-elemen yang termaksud dalam piutang wesel, yakni :
1.      Pendapatan bunga, adalah pendapatan yang diperoleh dari penanaman dana bank dari aktiva produktif.
2.      Piutang bunga, adalah pendapatan yang diperoleh karena adanya piutang wesel.
3.      Biaya bunga, adalah biaya yang digunakan apabila pembayaran piutang setelah jatuh tempo.

4.      Potongan Piutang Wesel,adalah  potongan yang diberikan apabila melunasi sebelum jatuh tempo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar