Kamis, 23 April 2015

MOTIVASI BERWIRAUSAHA

PT. Baba Rafi Indonesia
Jenis
Waralaba
Industri/jasa
Makanan dan minuman
Didirikan
2003 (operasi gerobak)
2005 (operasi waralaba)
Pendiri
Hendy Setiono
Kantor pusat
Jl. RS Fatmawati No. 33, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan
Tokoh penting
Nilam Sari (Direktur Pemasaran)
Produk
Kebab, roti lapis, roti kane, keripik, makanan beku
Induk
Baba Rafi Enterprise
Situs web
        Kebab Turki Baba Rafi adalah sebuah jaringan waralaba kebab terbesar di dunia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2005 di Surabaya dan sekitar 2010-an, kantor pusatnya dipindahkan ke Jakarta. Saat ini, Kebab Turki Baba Rafi memiliki lebih dari 1000 gerai di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.


Sejarah

        Ide bisnis bisa timbul kapan saja dan dimana saja. Hendy Setiono misalnya, menemukan ide bisnis setelah dirinya mencoba makanan khas Timur Tengah, kebab. Sehingga ia menggunakan “trade mark” Turki untuk menarik calon pelanggan, yaitu “Kebab Turki Baba Rafi”. Strategi promosi dan publikasi kebab Turki Baba Rafi jelas, kualitas adalah segalanya. Oleh sebab itu Baba Rafi menyiapkan pasukan khusus untuk quality kontrol yang akan selalu memandu dan memantau kondisi setiap outlet. Tugas divisi quality control adalah selalu mengecek dan mempertahankan kualitas rasa, pelayanan dan kebersihan serta value produk. Line khusus untuk pengaduan konsumen juga dipersiapkan.
          Hendy juga selalu mengedepankan inovasi yang membuat produknya digemari, salah satunya adalah pemasakan daging yang diasap bukan digoreng, ini akan menimbulkan aroma yang lebih sedap dan mampu menggiring orang untuk mencobanya, dan lagi dan membeli lagi.
          Varian kebab juga banyak seperti Winner Kebab, Hot Dog Jumbo, Syawarma, Kebab isi sosis istimewa, Kebab Gila dan Kebab Picok (Kebab Pisang Coklat). Harganya juga berkisar antara 8 ribu hingga belasan ribu, pokoknya masih dibawah 20 ribu. Tahun 2009, Kebab Turki Baba Rafi bekerja sama dengan Belfoods Indonesia untuk peningkatan mutu dan gizi pada dagingnya, serta telah mendapatkan sertifikat resmi dari Badan POM dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia. Hendy hanya butuh waktu 3-4 tahun untuk mengembangkan sayap dimana-mana. Kini outlet Kebab Turki Baba Rafi telah berkembang hingga lebih dari 375 outlet dan mempekerjakan karyawan sebanyak lebih dari 200-an orang. Omsetnya juga fantastis yaitu sekitar 16 miliar per tahun.

 

Menu

          Kebab Turki Baba Rafi menyediakan kebab sebagai menu utamanya. Selain kebab, menu lain yang disediakan antara lain shawarma, hot dog, roti kane, hamburger, keripik, dan makanan beku. Ada beberapa isi kebab, antara lain kebab sapi, kebab ayam, kebab pisang cokelat, kebab sayuran dan kebab telur keju. Ukuran kebab tersedia dalam ukuran reguler dan kecil.


Penghargaan

          Kebab Turki Baba Rafi sudah memantapkan keeksistensinya dalam waralaba kuliner. Berikut ini sederetan penghargaan yang diraih oleh Kebab Turki Baba Rafi.
  • "Perusahaan Kebab Nasional Pertama dengan Sistem Franchise dan Jumlah Gerai Terbanyak di Indonesia" dalam ajang Rekor Bisnis oleh Tera Foundation dan Koran Sindo
  • "The Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award 2006 (ISMBEA 2006)" versi Wirausaha dan Keuangan
  • "The Best Franchise to Invest" versi Majalah SWA dan "Indonesia Franchisor of the Year 2009" dalam ajang Indonesia Franchise Award oleh Asosiasi Franchise Indonesia
  • "Franchise Top of Mind" oleh Info Franchise
  • "Most Promosing Entrepreneurship" dalam ajang Asia Pasific Entrepreneurship Award tahun 2008
  • "Kelas Sektor Industri" dan "Kategori Waralaba Sosial" oleh Junior Chamber International dan United Nation Global Compact
  • "Waralaba Paling Sukses" dari Peluang Franchise, diberikan oleh Joko Widodo




Sumber :
http://kino-munake.blogspot.com/
http://biografi-orang-sukses-dunia.blogspot.com/2013/11/biografi-hendy-setiono-pemilik-dan.html
http://menjadiwirausaha.com/belajar-dari-kisah-sukses-kebab-baba-rafi/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kebab_Turki_Baba_Rafi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar