Selasa, 07 Oktober 2014

Basis Data

NAMA : INDRAWALMEN SINAGA
NPM : 44213400
KELAS : 2DA02

BASIS DATA

Basis data adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file lain sehingga membentuk suatu bangunan data untuk menginformasikan suatu perusahaan atau instansi dalam batasan tertentu. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Terdapat dua jenis bahasa komputer yang digunakan saat kita ingin membangun dan memanipulasi sebuah basis data, yaitu:
Ø Data Definition Language (DDL)
Ø Data Manipulation Language (DML)

Istilah-istilah Basis data
- Entititas
Entititas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.
- Field
Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang siswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
- Record
Record adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001245566”, Sanusi, Jl. Hati suci No 2 Kupang.
- Data Value
Merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi atribut disebut nilai data.
- Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.


Komponen-komponen Sistem Basis Data ( Database )
Basis data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan Database Management System ( DBMS ) yang memungkinkan beberapa pemakai untuk mengakses dan manipulasi file-file tersebut (Fathansyah,1999 ). Dalam Sistem Basis data memiliki beberapa komponen yaitu:
1. Perangkat Keras ( Hardware )
Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah memori
sekunder hardisk.
2. Sistem Operasi ( Operating System )
Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.
Basis data ( Database )
3.Sebuah basis data ( Database ) Setiap basis data dapat berisi atau memiliki sejumlah objek basis data seperi file atau tabel.
4.Management System ( DBMS )
Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.
5. Pemakai ( User )
Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam
program yang ditulis dalam bahasa pemograman.


Contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis
§ Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan
§ Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadualan
§ Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni
§ Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan


Keuntungan DBMS :


DBMS memungkinkan perusahaan mapun pengguna individu untuk :


1. Mengurangi pengulangan data
Apabila dibandingkan dengan file-file computer yang disimpan terpisah di setiap aplikasi computer, DBMS mengurangi jumlah total file dengan menghapus data yang terduplikasi di berbagai file. Data terduplikasi selebihnya dapat ditempatkan dalam satu file.


2. Mencapai independensi data
Spesifikasi data disimpan dalam skema pada tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa memengaruhi program yang mengakses data.


3. Mengintegrasikan data beberapa file
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, maka organisasi fisik bukan merupakan kendala. Organisasi logis, pandangan pengguna, dan program aplikasi tidak harus tercermin pada media penyimpanan fisik.


4. Mengambil data dan informasi dengan cepat
Hubungan-hubunga logis, bahasa manipulasi data, serta bahasa query memungkinkan pengguna mengambil data dalam hitungan detik atau menit.


5. Mengingkatkan keamanan
DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi sehingga data yang dikelola akan lebih aman.


Kerugian DBMS
Keputusan menggunakan DBMS mengikat perusahaan atau menggunakan untuk :

1. Memperoleh perangkat lunak yang mahal
DBMS mainframe masih sangat mahal. Walaupun harga DBMS berbasis komputer mikro lebih murah, tetapi tetap merupakan pengeluaran besar bagi suatu organisasi kecil.

2. Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar
DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan dan memori lebih besar daripada program aplikasi lain.

3. Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA
DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh. Pengetahuan khusus ini disediakan paling baik oleh para pengelola basisdata (DBA).

MANAJEMEN TRADISIONAL

Manajemen Tradisional adalah manajer dalam menyelesaikan suatu masalah memecahkannya berdasarkan tindakan – tindakan yang diambilnya dimasa lalu, dengan kata lain didasarkan pada tradisi atau mengikuti tradisi yang sudah berjalan sebelumnya. Manajemen tradisional menggunakan functional-based sesuai ajaran dari Adam Smith yaitu division of labour, dimana cocok untuk lingkungan yang padat tenaga kerja. Struktur dalam pembagian tingkatan atau suatu tingkatan posisi yang biasa disebut piramida, yaitu:

- Top Management Orang-orang yang memikul tanggung jawab atas berhasilnya misi organisasinya.
- Midle Management Merupakan penghubung kebijaksanaan pimpinan tingkat atas dengan keperluan pimpinan tingkat bawah.
- Lower Management secara langsung menangani tugas-tugas yang bertugas operasional dan oleh karena itu mereka memerlukan kecakapan dan keterampilan teknis lebih besar, sebab mereka secara langsung pemimpin pelaksanaan kerja dengan memberikan petunjuk, bimbingan dan pengendalian kerja operasional secara terus menerus kepada bawahannya.


Adapun rancangan kerja manajemen tradisional yaitu:
• Terdapat perbedaan yang tegas antara pekerjaan-pekerjaan thinking and doing.
• Manager dan staf pembantunya bertanggung jawab menentukan kewajiban-kewajiban pekerja, prosedur dan metode untuk melaksanakan pekerjaan, memerinci mekanisme kerja, menentukan langkah-langkah yang harus diambil dan aturan-aturan yang harus ditaati/diikuti.
• Hal-hal yang tidak termasuk dalam uraian tugasnya harus diserahkan pada pimpinannya.
• Ia harus meminta petunjuk dari pimpinan dalam menghadapi persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pekerjaan.
• Hubungan kerja setiap anggota dalam organisasi bersifat kaku anggota dengan atasan.
• Hubungan kerja dengan sesama anggota lainnya dikendalikan secara ketat oleh aturan formal dan terkontrol, secara ketat pula.
• Mekanisme hubungan kerja dan pertanggung-jawaban menjadi tugas kewajiban atasan, sedang para anggota organisasi diharapkan mematuhi aturan - aturan yang telah ditetapkan.


Adapun Teori manajemen tradisional yaitu:
• Manusia dianggap fungsi produksi yang sangat berguna bagi produktifitas.
• Manusia dianggap sebagai makhluk yang banyak sifat negatifnya
• Uang merupakan alasan utama seseorang bekerja

Jadi sistem manajemen trdisional kurang efektif dikarenakan adanya tingkatan struktur posisi dimana tingkatan yang paling tinggilah yang berwewenang mengatur dan memberikan perintah atupun aturan kepada bawahannya. Sehingga bawahannya tidak bisa memberikan ide-idenya atau input kepada atasannya karena hanya menuruti semua perintahnya akibatnya hubungan bawahan dengan atasan bersifat kaku,hal inilah yang sangat bahaya bagi sebuah perusahaan.


Contoh perusahaan yang termasuk dalam manajemen tradisional adalah PT. nyonya meneer,perusahaan ini menggunakan sistem manajemen secara turun temurun,mulai dari ibunya sebagai manajer sampai kepada anak dan cucunya yang sebagai manajer dalam meneruskan usaha ini. Sistem yang digunakan adalah menggunakan semua bahan ataupun produk dari sejak dulu,dimana berawal Nyonya Meneerlah yang membuat ramuannya. Hal ini dapat dikatakan bahwa Nyonya Meneer lah yang berperan sebagai Top Managementnya dan anak – anaknya berperan sebagai Midle Management dan Lower Management. Sehinnga dapat dikatakan bahwa perusahaan ini termasuk Manajemen Tradisional (manajer dalam menyelesaikan masalah menggunakan tindakan dari manajer yang sebelumnya).

Sumber :

http://kumpulanmateripenting.blogspot.com/2013/04/pengertian-dan-konsep-sistem-basis-data.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
http://informatika.web.id/keuntungan-dbms.htm#more-2243
http://rudisalam.files.wordpress.com/2010/04/bab-viii-pia3.doc
http://id.wikipedia.org/wiki/Nyonya_Meneer

Tidak ada komentar:

Posting Komentar