Senin, 13 Oktober 2014

PENGAWASAN TERHADAP KAS 2

Nama : INDRAWALMEN SINAGA
NPM : 44213400
KELAS : 2DA02

Pengawasan Penerimaan Kas

Dalam upaya melindungi kas dari pencurian dan penyalahgunaan, perusahaan patutlah mengawasi kas mulai dari saat penerimaan nya hingga penyetoran nya ke bank. Catatan dari semua penerimaan kas haruslah dibuat sesegera mungkin. Jika penerimaan-penerimaan kas dicatat dengan cara tepat waktu dan akurat, maka jumlah uang yang hilang dapat di deteksi dengan membandingkan saldo aktual dengan saldo buku.

Menurut Simamora (2000:212) bahwa :
” Salah satu pengawasan yang paling penting untuk melindungi kas yang diterima melalui kasa adalah register kas ( cash register). Pada waktu kasir memasukkan jumlah penjualan, register kas akan menunjukkan jumlah tersebut pada tampilannya sehingga konsumen dapat sekaligus memeriksa akurasi angka tersebut. ”

Dalam prosedur penerimaan kas ada dua kegiatan pokok yang harus diperhatikan yaitu :
1. Pengurusan penerimaan fisik dan pengawasan terhadap :
a. Penerimaan kas
b. Penyimpanan dan penyetorannya ke bank
c. Kontrol periodik dan penjagaan keamanan uang yang disimpan

2. Pengurusan administrasi seperti :
a. Pembuatan bukti-bukti
b. Pencatatan terperinci dari transaksi yang terjadi untuk menunjukan kapan diterima, dari siapa diterima berapa jumlahnya dan untuk apa penerimaan itu.
c. Posting ke buku besar dan buku pembantu.


Pengawasan Pengeluaran Kas

Pengeluaran perusahaan dapat dilakukan untuk bermacam-macam transaksi. Untuk itu perlu pengawasan yang lebih ketat lagi. Prosedur pengawasan pengeluaran uang dapat dilakukan sebagai berikut :
1. Semua pengeluaran harus dapat persetujuan dari pejabat yang berwenang.
2. Harus dipisahkan antara pejabat operasional, penyimpanan pencatatan.
3. Semua pengeluaran dengan menggunakan cek, kecuali pengeluaran rutin yang jumlahnya kecil.
4. Dibentuk dana kas kecil untuk membayar pengeluaran yang jumlanya kecil-kecil.
5. Diadakan pemeriksaan kas secara mendadak.
6. Dipisahkan antara pejabat yang mengumpulkan bukti-bukti pengeluaran, yang menulis cek, yang menandatangani cek dan yang mencatat dalam pengeluaran kas.

Menurut Sudarsono (1996:6) beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tindakan pengamanan pengeluaran kas adalah :
1. Untuk pembayaran-pembayaran dalam jumlah tertentu perlu menggunakan cek dan pembayaran –pembayaran tersebut harus didukung dengan bukti-bukti yang lengkap dan kuat.
2. Pengeluaran-pengeluaran yang melalui kas kecil perlu diawasi dengan ketat.
3. Perlu adanya ketentuan yang tegas dalam pengesahan pembayaran. Harus ada ketetapan siapa yang berhak menulis cek, siapa yang berhak menandatangani cek. Bila dipandang perlu dipisahkan petugas yang menulis cek dengan petugas yang meneliti kebenaran,kelengkapan dan keabsahan atas bukti-bukti pendukungnya.
4. Perlu adanya pemeriksaan kas dalam waktu-waktu tertentu. Pemeriksaan ini dapat memperkecil kemungkinan adanya kesalahan, baik kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Bila terjadi kesalahan dapat segera diketahui dan dapat segera dibetulkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar