Selasa, 04 November 2014

KESEHATAN

AIDS
            AIDS adalah kondisi kronis mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV. HIV menyebabkan kemampuan tubuh anda menurun dalam melawan infeksi virus, bakteri dan jamur dengan merusak sistem imun. HIV juga menyebabkan anda lebih rentan mengalami kanker. Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah istilah tahap selanjutnya dari infeksi HIV.
            Virus HIV dapat menular melalui darah, air mani atau cairan vagina yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi anda tidak akan terinfeksi dengan kontak fisik biasa, seperti berpelukan, berciuman, berdansa atau berjabat tangan dengan seseorang yang terinfeksi HIV atau AIDS. Jadi jangan kucilkan mereka.
Gejala HIV dan AIDS bervariasi berdasarkan fase infeksinya.
> Infeksi awal
            Ketika infeksi HIV pertama, anda mungkin tidak akan mengalami tanda atau gejala apapun. Tetapi dalam beberapa minggu anda dapat mengalami:
- Demam
-  Sakit kepala
- Radang tenggorokan
- Pembengkakan kelenjar
> Infeksi selanjutnya
            Anda mungkin tidak akan mengalami gejala apapun dalam waktu 8 sampai 9 tahun, atau bahkan lebih. Tapi seiring dengan virus yang melipatgandakan diri dan merusak sistem imun, anda mungkin akan mengalami infeksi ringan atau gejala kronis seperti:
- Pembengkakan node limpa – sering merupakan tanda awal infeksi HIV
- Diare
- Hilang berat badan
- Demam
- Batuk atau napas yang pendek
> Infeksi tahap akhir
            Dalam waktu sekitar 10 tahun atau lebih setelah infeksi pertama, masalah yang lebih serius dapat terjadi dan diistilahkan dengan AIDS dan dapat terjadi:
- Infeksi yang terjadi ketika sistem imun lemah, seperti pneumocystis carinii pneumonia (PCP)
- Kadar CD4 lymphocyte 200 atau lebih rendah – normalnya adalah antara 800 sampai 1.200
            Seiring dengan perkembangan AIDS, sistem imun anda telah mengalami kerusakan parah. Infeksi akan mudah terjadi. Tanda dan gejalanya adalah:
- Berkeringat di malam hari
- Menggigil atau demam lebih dari 38 Celcius untuk beberapa minggu
- Batuk kering dan napas pendek
- Diare kronis
- Noda putih pada lidah atau mulut
- Sakit kepala
- Pandangan kabur
- Hilang berat badan
            Jika anda terinfeksi virus HIV, anda juga lebih rentan mengalami kanker, khususnya kanker servik, lymphoma dan Kaposi’s sarcoma.
Penyebab & Faktor Risiko
            Normalnya sel darah putih dan antibodi menyerang dan menghancurkan organism easing yang masuk ke dalam tubuh. Respon ini diatur oleh sel darah putih bernama limposit CD4. Limposit ini juga merupakan target utama HIV. Sekali masuk ke dalam tubuh, virus memasukkna material genetiknya ke dalam limposit dan melipatgandakan diri.
            Ketika salinan virus baru keluar dari sel induk dan masuk ke dalam aliran darah, virus akan menyerang sel lain. Sebagai efeknya sel CD4 akan mati. Siklus ini terus berulang. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem imun yang berarti tubuh tidak akan mempu melawan infeksi bakteri dan virus lain.
            Faktor risiko terinfeksi AIDS antara lain:
> Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan
> Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan orang dengan HIV positif
> Memiliki penyakit menular seksual lain seperti syphilis, herpes, chlamydia, gonorrhea atau bacterial vaginosis
> Bergantian dalam memakai jarum suntik
> Mendapatkan transfusi darah yang terinfeksi virus HIV
> Memiliki sedikit salinan gen CCL3L1 yang membantu melawan infeksi HIV
> Ibu yang memiliki HIV
            Pencegahan
            Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.
- Jika anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:
- Ketahui apa itu HIV dan bagaimana penularannya
- Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda
- Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual
- Pertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki-laki
- Gunakan jarum suntik steril
- Waspada terhadap darah transfusi

- Periksakan kesehatan secara teratur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar