Minggu, 28 September 2014

KOMPUTER & ANGGARAN 1

Anggaran
Anggaran merupakan suatu alat untuk perencanaan dan pengawasan operasi keuntungan dalam suatu organisasi laba dimana tingkat formalitas suatu budget tergantung besar kecilnya organisasi. Anggaran merupakan suatu alat untuk perencanaan dan pengawasan operasi keuntungan dalam suatu organisasi laba dimana tingkat formalitas suatu budget tergantung besar kecilnya organisasi. Suatu organisasi/perusahan dikoordinasi oleh suatu manajer agar kegiatan di dalam nya berjalan dengan baik sesuai dengan keinginan bersama sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut. Maka antara anggaran dan kegiatan manajemen sangatlah berhubunan erat untuk kemajuan perusahaan tersebut
Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tidak akan dapat berjalan.
Rencana dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.
Manajemen seringkali dideskripsikan sebagai seni dalam menyelesaikan sesuatu. Akan tetapi karena organisasi merupakan institusi sosial yang kompleks dengan tanggung jawab dan sumber daya yang terdistribusi, maka tindakan unilateral merupakan hal yang sangat diperlukan.
Kajian empiris tentang proses manajerial terbagi dalam dua kategori. Pertama, menggunakan pendekatan antropologi berfokus pada tindakan seorang manajer, dengan penjabaran tentang perilaku manajer tersebut. Studi kasus pada pembelajaran sekolah bisnis termasuk dalam kategori ini. Proses yang terjadi biasanya idiosinkratis dan sangat individualistik, merefleksikan berbagai karakter yang berbeda dari tiap-tiap manajer yang dipelajari.
Kategori kedua berupaya memahami lebih luas. Umumnya mempelajari komitmen dan aktivitas beberapa manajer yang terbagi berdasarkan tujuan dan sasaran dan lebih menekankan pada perspektif proses. Tiga bagian proses yang mendominasi topik-topik dari banyak literatur adalah: setting direction (pembuatan arah), negotiating and selling, dan monitoring & control.
Di dalam penganggaran (budgeting) terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui agar anggaran tersebut dapat digunakan oleh organisasi atau instansi, yaitu antara lain:
Penentuan penyusunan anggaran
Anggaran yang akan dibuat pada tahun akan datang sebaiknya disiapkan disiapkan bebrapa bulan sebelum tahun anggaran berikutnya dimulai.
Sebelum penyusunan anggaran, terlebih dahulu manajemen puncak melakukan dua hal yaitu:
a.       Menetapkan rencana besar perusahaan, seperti tujuan, kebaikan dan asumsi sebagai dasar penyusunan anggaran.
b.      Membentuk panitia penyusun anggaran
  Persiapan anggaran
Dalam persiapan anggaran bagian-bagian yang terkait dengan anggaran mengadakan rapat untuk membuat suatu anggaran, dalam pembuatan suatu anggaran ditentukan juga ramalan penjualan setelah penyusunan ramalan penjualan bagian pemasaran bekerja sama dengan manajer umum dan manajer keuangan untuk menyusun anggaran :
a.       Anggaran Penjualan
b.      Anggaran beban penjualan
c.       Anggaran piutang usaha

Setelah itu manajer produksi bekerja sama dengan manajer keuangan dan umum untuk menyusun :
a.       Anggaran produksi
b.      Anggaran biaya pabrik
c.       Anggaran persediaan
d.      Anggaran piutang usaha
Anggaran tersebut dibuat berdasarkan anggaran penjualan yang dibuat oleh manajer pemasaran. Manajer umum bekerja sama dengan manajer keuangan menyusun :
Anggaran beban administrasi umum
Setelah itu manajer keuangan bekerja sama dengan manajer lainnya menyusun:
a.       Anggaran laba rugi
b.      Anggaran neraca
c.       Anggaran kas
3.      Penentuan anggaran
Pada tahap penentuan anggaran semua manajer beserta direksi mengadakan rapat kegiatan:
a.       Perundingan untuk menyesuaikan rencana akhir setiap komponen anggaran
b.      Koordinasi dan peneelaahan komponen anggaran
c.       Pengesahaan dan pendistribusian
4.      Pelaksanaan anggaran

Untuk kepentingan pengawasan setiap manajer membuat laporan realisasi aggaran setelah dianalisis kemudian laporan realisasi anggaran disampaikan pada direksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar