Anggaran
Anggaran
merupakan suatu alat untuk perencanaan dan pengawasan operasi keuntungan dalam
suatu organisasi laba dimana tingkat formalitas suatu budget tergantung besar
kecilnya organisasi. Anggaran merupakan suatu alat
untuk perencanaan dan pengawasan operasi keuntungan dalam suatu organisasi laba dimana tingkat formalitas
suatu budget tergantung besar kecilnya organisasi. Suatu organisasi/perusahan dikoordinasi oleh suatu manajer
agar kegiatan di dalam nya berjalan dengan baik sesuai dengan keinginan bersama
sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut. Maka antara anggaran dan kegiatan manajemen
sangatlah berhubunan erat untuk kemajuan perusahaan tersebut
Dalam
manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat
strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja
organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen
karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan
pengontrolan tidak akan dapat berjalan.
Rencana
dapat berupa rencana informal atau rencana formal. Rencana informal adalah
rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu
organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus
dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal
merupakan rencana bersama anggota korporasi, artinya, setiap anggota harus
mengetahui dan menjalankan rencana itu. Rencana formal dibuat untuk mengurangi
ambiguitas dan menciptakan kesepahaman tentang apa yang harus dilakukan.
Manajemen
seringkali dideskripsikan sebagai seni dalam menyelesaikan sesuatu. Akan tetapi
karena organisasi merupakan institusi sosial yang kompleks dengan tanggung
jawab dan sumber daya yang terdistribusi, maka tindakan unilateral merupakan
hal yang sangat diperlukan.
Kajian
empiris tentang proses manajerial terbagi dalam dua kategori. Pertama,
menggunakan pendekatan antropologi berfokus pada tindakan seorang manajer,
dengan penjabaran tentang perilaku manajer tersebut. Studi kasus pada
pembelajaran sekolah bisnis termasuk dalam kategori ini. Proses yang terjadi biasanya
idiosinkratis dan sangat individualistik, merefleksikan berbagai karakter yang
berbeda dari tiap-tiap manajer yang dipelajari.
Kategori
kedua berupaya memahami lebih luas. Umumnya mempelajari komitmen dan aktivitas
beberapa manajer yang terbagi berdasarkan tujuan dan sasaran dan lebih
menekankan pada perspektif proses. Tiga bagian proses yang mendominasi
topik-topik dari banyak literatur adalah: setting direction (pembuatan arah),
negotiating and selling, dan monitoring & control.
Di dalam
penganggaran (budgeting) terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui agar
anggaran tersebut dapat digunakan oleh organisasi atau instansi, yaitu antara
lain:
Penentuan penyusunan anggaran
Anggaran
yang akan dibuat pada tahun akan datang sebaiknya disiapkan disiapkan bebrapa
bulan sebelum tahun anggaran berikutnya dimulai.
Sebelum penyusunan anggaran,
terlebih dahulu manajemen puncak melakukan dua hal yaitu:
a. Menetapkan rencana besar perusahaan,
seperti tujuan, kebaikan dan asumsi sebagai dasar penyusunan anggaran.
b. Membentuk panitia penyusun anggaran
Persiapan anggaran
Dalam
persiapan anggaran bagian-bagian yang terkait dengan anggaran mengadakan rapat
untuk membuat suatu anggaran, dalam pembuatan suatu anggaran ditentukan juga
ramalan penjualan setelah penyusunan ramalan penjualan bagian pemasaran bekerja
sama dengan manajer umum dan manajer keuangan untuk menyusun anggaran :
a. Anggaran Penjualan
b. Anggaran beban penjualan
c. Anggaran piutang usaha
Setelah
itu manajer produksi bekerja sama dengan manajer keuangan dan umum untuk
menyusun :
a. Anggaran produksi
b. Anggaran biaya pabrik
c. Anggaran persediaan
d. Anggaran piutang usaha
Anggaran
tersebut dibuat berdasarkan anggaran penjualan yang dibuat oleh manajer
pemasaran. Manajer umum bekerja sama dengan manajer keuangan menyusun :
Anggaran
beban administrasi umum
Setelah
itu manajer keuangan bekerja sama dengan manajer lainnya menyusun:
a. Anggaran laba rugi
b. Anggaran neraca
c. Anggaran kas
3. Penentuan anggaran
Pada
tahap penentuan anggaran semua manajer beserta direksi mengadakan rapat
kegiatan:
a. Perundingan untuk menyesuaikan rencana
akhir setiap komponen anggaran
b. Koordinasi dan peneelaahan komponen
anggaran
c. Pengesahaan dan pendistribusian
4. Pelaksanaan anggaran
Untuk
kepentingan pengawasan setiap manajer membuat laporan realisasi aggaran setelah
dianalisis kemudian laporan realisasi anggaran disampaikan pada direksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar