Selasa, 10 Desember 2013

ILMU ALAMIAH DASAR " PENGOPTIMALAN BELAJAR"

MENGGUNAKAN 9 PRINSIP DASAR
“BERPIKIR KREATIF”
            Kadang-kadang pandangan yang mendalam muncul pada orang yang mejanya bersih, mereka yang file-filenya terorganisir dengan baik, dan mereka yang mendekati sesuatu secara logis, metodis. Tapi ilham sering juga muncul pada mereka yang tidak menyisir rambutnya, mereka yang tidak dapat menemukan file yang dicarinya dan mereka dengan proses berpikir tidak terencana.
            Jika anda lebih condong sebagai intuitif, yang mengikuti aliran, dan bekerja sangat baik dalam situasi yang kurang terstruktur, cobalah strategi tersusun ini untuk menerapkan apa yang anda ketahui. Strategi ini menawarkan pendekatan yang lebih bebas, yang berasal dari penelitian beberapa peneliti tentang belajar dan kreativitas, khusunya pendekatan dari Roger Schank, profesor psikologi di Yale Univesity. 9 prinsip dasar ini, yang agak berbeda dari prinsip dasar yang terkenal dari Prof. Schank, mewakili permukaan dari strategi terbaik untuk memaksimalkan kekuatan berfikir anda.
            Sekarang anda akan melakukannya secara sadar dan berurutan agar terpanggil kreatif.
Sembilan prinsip dasar berfikir:
1.      Mendapatkan semua data-sebelum memutuskan sebuah jawaban.
2.      Mengklasifikasikan –dan menemukan klasifikasi baru.
3.      Menggeneralisasikan.
4.      Menjelaskan.
5.      Mencari apa yang tidak anda pahami.
6.      Menerapkan apa yang anda pelajari sebelumnya.
7.      Menolak kebijaksanaan standar.
8.      Membiarkan pikiran mengembara.
9.      Memberikan izin kepada diri anda untuk gagal.

Mendapatkan semua data-sebelum memutuskan sebuah jawaban

            Sebelum menghasilkan solusi yang sah, pendekatan baru, atau teori, buanglah semua prakonsepsi dan pertama-tama kumpulkan data sebanyak-banyaknya. Tanpa data, anda tidak mempunyai bahan bakar mental untuk menghidupkan proses berfikir anda, dan prakonsepsi dapat mencegah anda melihat fakta-fakta atau hubungan penting.

Mengklasifikasikan-dan menemukan klasifikasi baru
            
           Membuat kategori dan klasifikasi yang membantu kita melihat hubungan, dan ini akan membawa kepada generalisasi.
Menggeneralisasikan
           
             Generlasisasi membantu kita menghasilkan pandangan, ide, dan solusi baru. Kepentingan generlasisasi bukan pada apakah kita benar, melainkan apakah generalisasi membuat kita berpikir.

Menjelaskan
            
              Kita mengetahui sesuatu hanya jika memahaminya. Kita memahami, hanya jika dapat menjelaskannya kepada diri kita dengan istilah kita sendiri. Mencoba menjelaskan sebuah situasi atau dilema, akan “memulai”proses berpikir dan meningkatkan kekuatan pikiran.

Mencari apa yang tidak anda pahami
            
              Menurut Prof.Schank , pemahaman hanya dapat meningkat dimulai dari kita tidak memahami. Kunci berpikir adalah apa yang tidak kita pahami-anomali. Carilah hal-hal yang tidak masuk akal bagi anda, tapi carilah seluas-luasnya berpura-puralah tidak memahami sesuatu dan pertanyakkan segala sesuatu.

Menerapkan apa yang anda pelajari sebelumnya
          
             Sering hal-hal yang sudah anda ketahui-dari bidang-bidang yang sama sekali tidak berhubungan – membantu memunculkan pandangan dan ilham.

Menolak kebijaksanaan standar
           
             Sangat sering solusi telah berada didepan kita, tapi kita menolaknya karena merupakan “kebijaksanaan standar” dibidangnya. Pertanyakkan penjelasannya- mereka mungkin membatasi anda- karena kebijakasanaan standar sering salah.

Membiarkan pikiran mengembara
           
              Melamun, menghayal, adalah saat-saat dimana pikiran kita mengembara dan sering menghasilkan pandangan yang segar, bahkan solusi yang menyeluruh. Beralih dari satu pikiran kepikiran lain adalah berpikir, dan sering diikuti pikiran bawah sadar, yang secara mental menambahkan dua dan dua untuk kita menunjukkan arah kepada jawaban yang dicari.

Membirikan izin kepada diri anda untuk gagal
           
             Jalur sukses ditandai dengan kegagalan. Harapkanlah kegagalan, rangkul, dan sambut. Pikirkan setiap ide yang tidak membawa satu langkah kepada jawaban yang dicari. Ini memberi anda kebebasan mengambil peluang agar tidak mundur karena takut akan kegagalan.

Sumber: Penerbit DELAPRATASA
Penulis: Jean Marine Stine
Judul: MENGOPTIMALKAN DAYA PIKIR

TAHUN 2003

Tidak ada komentar:

Posting Komentar